Pembuatan Briket dari Sampah



INDRALAYA,  Gerakan pengelolahan lingkungan Go-Green merupakan integrasi Pendidikan Berbasis Keunggulan Lokal (PBKL) pada kurikulum SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara. Kegiatan tersebut selain menanamkan sikap cinta terhadap lingkungan juga memanfaatkan sampah organik yang ada di lingkungan sekolah menjadi briket arang sampah.  Melalui kegiatan ini dharapkan siswa-siswi SMA Negeri 1 Indralaya Utara dapat mengaplikaskan dalam kehidupan sehari-hari.

Tahun 2012 SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara menjalin kerjasama dengan STIKes Muhammadiyah Palembang.  Dengan program kemitraan tersebut, SMA Negeri 1 Indralaya Utara akan punya banyak alternatif metode untuk menangani sampah. Teknologi tersebut diharapkan bisa diterapkan oleh siapa pun dengan bahan baku yang mudah dan murah, yang lebih mendasar teknologi diharapkan mampu memberikan inspirasi tentang keterjagaan diri untuk senantiasa memberikan yang terbaik bagi lingkungan sekitar.

Prioritas Program SMA Negeri 1 Unggulan Indralaya Utara mengenai program SMA berbasis partnership tahun 2012 adalah peningkatan mutu, pengembangan keunggulan lokal, pengembangan kemitraan dan pengembangan layanan sekolah berwawasan lingkungan dan sekolah sehat. Keempat  program tersebut merupakan tahap pembinaan tahun ketiga yang dilaksanakan sekolah dalam rangka melaksanakan SNP dan PBKL yang berbasis partnership.  Prioritas program tersebut telah disusun oleh 130 SMA berbasis partnership menjadi program kerja tahun 2012/2013.

Sebagai bentuk implementasi dari program partnership tersebut, pada hari Kamis tanggal 27 September 2012 kemarin telah dilaksanakan pembuatan Briket Arang oleh Program Studi Kesehatan Lingkungan yang menggunakan bahan baku dari sampah dengan memanfaatkan sampah di lingkungan sekolah yang diikuti 20 orang siswa-siswi kelas X dan XI.